selamat datang

Sedikit Tentangku

Foto Saya
kahar mappasomba
memiliki keluarga yang sangat menyayangi satu sama lain 1. tampan 2. tinggi 3. penyayang 4. romantis 5. poros tengah 6. ...?
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Aktifitasku

Senin, 12 Mei 2008

Matiku dan …………… itu

Matiku dan …………… itu

Mari berpacu dengan waktu
Lewatilah waktu
Hingga waktu tak lagi bisa mengejarkisah kita
Bicaralah pada wa ktu Dengan pembicaraan yang berbekas
Hingga waktu pun tak bisa melupakan kisah kita
Namun, jujurlah dengan waktu
Agar kau abadi bersama waktu


jika ada yang ingin membunuhku hari ini
kabarkanlah padaku
katakan padanya kalau aku rela mati demi …….
tapi aku tak ingin mati sia sia,.
Mati pun aku ingin di pangkuanmu

Setelah aku mati nanti
Jangan ada yang menangis
kematianku bukan untuk ditangisi
Berbahagialah,
karena tak ada lagi yang akan menghalang dalam
tiap langkah dalam menggapai tujuanmu
Kecuali kita memang sama dalam …….

selama aku masih hidup,
kau tidak akan bisa mati dengan tenang, apalagi hidup tenang,
tapi jangan kira setelah mati, …… dan cintaku akan mati pula
aku akan tetap hidup abadi mengawal ……
karena dalam mati pun aku akan melakukan ……. itu

dan,,,,
berbahagialah orang yang memiliki angan angan
karena Angan – angan
adalah pedoman Kita dalam menjalani hidup
Dan perisai dari segala cobaan itu
adalah kejujuran semata

Makassar, 06 Mei 2006

Rambut vs senyummu dinda

Rambut vs senyummu dinda

Tidakkah kau sadar….

Bahwa ketika rambutmu kau urai

Berapa banyak lelaki yang hasratnya meronta-ronta?

Tidakkah kau sadar…

Bahwa ketika kau tersenyum

Berapa banyak lelaki yang sukmanya akan terlepas dari raganya?

Dinda…

Senyuman dan rambut teruraimu menghadirkan senja

Membawa mantra penakluk sukma

Mengcipta kerinduan yang tak berpaling

Atas nama perempuan,
kau dapat mempercayaiku

meski kau pun bukan jawabannya

Namun

tersenyumlah

urailah rambutmu

tetaplah mengadirkan senja

sebab itulah yang membuat kau ada

apartemen irak, 18- 09- 2006

00.46

Rabu, 30 April 2008

malu

semua terasa lesu.
anak-anak lokal sepereti tak mau tahu
mungkin mereka jenuh
tapi aku tak berhenti
akhirnya orang-kota
menyuapinya dengan sampah

mereka tak lagi peduli

semua terasa lesu.
anak-anak lokal sepereti tak mau tahu
mungkin mereka jenuh
tapi aku tak berhenti
akhirnya orang-kota
menyuapinya dengan sampah

entah akan seperti apa
pada hari yang kemuadian akan tiba
adakah aku juga akan tetap peduli
peduli dengan perasaan mita masing masing

besok kita akan seperti apa
mulai dan tentukanlah di hari ini

ini baru sekedar

Dalam nada guratanmu
pada labirin tak bertepi
Kusaksikan ada gemuruh dalam tanyaku
kusaksikan ada arus yang menghanyutkan pepohonan tumbang
aku tak tahu hujan apa yang mnembawa erosi dalam diriku........

aku,parempuan dan sejarah

aku perempuan dan sejarah



aku tersesat
dalam belantara ritualitas pengulangan sejarah
sebelum aku
entah dirimba mana kisah ini ada
bukan cerita sejarah cinta romeo dan juliet ataupun laila dan majenun

ialah aku tesesat sendiri
ialah aku berbicara sendiri
ialah aku mengawali sendiri
ialah aku menyadari sendiri

hadirmu, yang memang tanpa kata tanpa wajah
kukubur dalam ketidak mengertianku sendiri
bernisankan sebuah pilar keyakinan
aku berhenti
mengukir sejarah tak berawal
yang berkesudahan
sejarah!!!
catatlah aku

bila ada yang bertanya
mengapa aku nampak tak betah
katakan
aku sedang mencari baris terakhir dari setiap puisi
yang selalu belum selesai aku tuliskan

itulah sebabnya mengapa aku tak menghadirkan namamu tak berwajah
itulah sebabnya mengapa aku membangun konplik
dalam belantara pemikiranku tentangmu
itulah sebabnya mengapa aku menghadirkan pusi ini untukmu
agar kau baca dan selami makna setiap kata
karena kaulah sang penerjemah
barais baris terakhir
puisi puisi ini

laskar kelor

hubungi kami

Followers